Senin, 19 Januari 2015

Pengaruh Internet Bagi Kalangan Mahasiswa Bab (III dan IV)

BAB III
PAPARAN DAN ANALISIS DATA

3.1 Data Hasil Angket (Kuesioner)
Dalam pemaparan data hasil kuesioner ini akan disajikan data dalam bentuk diagram lingkaran. Satu diagram lingkaran mewakili satu pertanyaan yang ditanyakan pada lembar angket. Sesuai dengan jumlah pertanyaan yang berjumlah 10 (10) pertanyaan, maka digunakan pula sepuluh (10) diagram lingkaran. Setiap pemaparan data juga disertai alasan serta jumlah pemberi alasan, dengan harapan agar mampu menjelaskan serta mendiskripsikan secara jelas pengaruh penggunaan internet terhadap mahasiswa Univ Gunadarma.

3.1.2 Penggunaan internet sebagai salah satu sumber dalam pembelajaran
Berikut ini akan ditampilkan data mengenai penggunaan internet sebagai salah satu sumber dalam pembelajaran bagi mahasiswa Univ Gunadarma.

Pertanyaan : Apakah anda lebih sering menggunakan internet untuk media social?


Diagram 1 : Penggunaan internet bagi kalangan mahasiswa
Dari diagram di atas ditemukan bahwa internet digunakan lebih banyak digunakan untuk media sosial. Dari 15 mahasiswa, 13% (2 orang) diantaranya mengatakan lebih sering membuka media sosial. Sedangkan 47% (7 orang) mengatakan kadang-kadang membuka media sosial. 0% mengatakan tidak pernah membuka media social.

 3.1.2 Internet untuk mencari informasi perkuliahaan
Dibawah ini akan disajikan data mengenai internet dengan segala aplikasinya untuk mempermudah pencariaan informasi perkuliahaan.
Pertanyan : Apakah anda lebih sering menggunakan internet untuk mencari informasi perkulihaan?


Diagram 2 : Internet untuk mencari informasi perkuliahaan
Dari diagram di atas ditemukan bahwa internet digunakan lebih banyak digunakan mencari informasi kuliah. Dari 15 mahasiswa, 40% (6 orang) diantaranya mengatakan untuk mencari informasi perkuliahaan. Sedangkan 33% (5 orang) mengatakan bukan untuk mencari informasi perkuliahaan. 27% (4 orang)  mengatakan kadang-kadang mencari informasi perkuliahaan.







3.1.3 Internet memberi efek positif lebih besar            
Pada paparan data di bawah ini akan dipaparkan mengenai dampak positif internet
Pertanyaan : .Apakah menurut anda internet memberikan pengaruh positif lebih besar


Diagram 3 : Internet memberi dampak positif lebih besar
Dari diagram di atas ditemukan bahwa internet digunakan lebih banyak digunakan untuk media sosial. Dari 15 mahasiswa, 73% (11 orang) diantaranya mengatakan lebih besar dampak positif. Sedangkan 14% (2 orang) mengatakan tidak member efek positif lebih besar. 13% (2 orang)  mengatakan kadang-kadang member dampak lebih besar .

3.1.4 Internet member dampak negative lebih besar
Dibawah ini akan disajikan paparan data mengenai dampak negative internet lebih besarPertanyaan : Apakah menurut anda internet memberikan pengaruh negatif lebih besar ?

Diagram 4 : Internet memberi dampak negative lebih besar
Dari diagram di atas ditemukan bahwa internet digunakan lebih banyak digunakan untuk media sosial. Dari 15 mahasiswa, 33% (5 orang) diantaranya mengatakan lebih besar dampak negatif. Sedangkan 27% (4 orang) mengatakan tidak memberi efek negatif lebih besar. 40% (6 orang)  mengatakan kadang-kadang memberi dampak negatif lebih besar .

3.1.5 Pengaruh jika tidak ada internet
Dibawah ini akan disajikan paparan data mengenai dampak negative internet lebih besar
Pertanyaan : Apabila tidak ada internet dalam kehidupan anda, apakah anda merasa kesulitan dalam segala hal ?
            Diagram 5 Apabila tidak ada internet dalam kehidupan anda, apakah anda merasa kesulitan dalam segala hal
Dari diagram di atas ditemukan dari 15 mahasiswa, 69% (11 orang) diantaranya mengatakan  kesulitan Sedangkan 31% (5 orang) mengatakan tidak mengalami kesulitan.

3.1.6 Apakah anda lebih sering menggunakan internet untuk hal-hal yang biasa-biasa saja
Dibawah ini akan disajikan paparan data mengenai penggunaan internet.
Pertanyaan : Apakah anda lebih sering menggunakan internet untuk hal-hal yang biasa-biasa saja
            Diagram 6 Apabila tidak ada internet dalam kehidupan anda, apakah anda merasa kesulitan dalam segala hal
Dari diagram di atas ditemukan dari 15 mahasiswa, 32% (6 orang) diantaranya mengatakan  penggunaan internet untuk hal-hal biasa Sedangkan 42% (8 orang) mengatakan tidak. 26% (1 orang ) mengatakan kadang-kadang












3.1.7 Internet membantu menyelsaikan masalah.
Dibawah ini akan disajikan paparan data internet membantu menyelsaikan masalah..
Pertanyaan .Apakah dengan adanya internet itu sendiri bisa membantu anda dalam menyelesaikan masalah ?
           

Diagram 7 : Apabila tidak ada internet dalam kehidupan anda, apakah anda merasa kesulitan dalam segala hal
Dari diagram di atas ditemukan dari 15 mahasiswa, 17% (2 orang) diantaranya mengatakan  internet mempermudah  menyelsaikan masalah Sedangkan 41% (5 orang) mengatakan tidak. 42% (8 orang ) mengatakan kadang-kadang dapat menyelsaikan masalah.


3.1.8 Apakah internet memberikan pengaruh yang besar pada kehidupan anda sendiri atau dunia Dibawah ini akan disajikan paparan data Apakah internet memberikan pengaruh yang besar pada kehidupan anda sendiri atau dunia
Pertanyaan . Apakah internet memberikan pengaruh yang besar pada kehidupan anda sendiri atau dunia ?
           

Diagram 8 : Apabila tidak ada internet dalam kehidupan anda, apakah anda merasa kesulitan dalam segala hal
Dari diagram di atas ditemukan dari 15 mahasiswa, 0% (0 orang) diantaranya mengatakan  ya Sedangkan 87% (13 orang) mengatakan tidak. 13% (2 orang ) mengatakan kadang-kadang.

3.1.9 internet untuk bermain game online
Dibawah ini akan disajikan paparan data  Apakah lebih sering digunakan untuk bermain game online?
           

Diagram 9 : Apakah anda lebih sering menggunakan internet untuk bermain game online
Dari diagram di atas ditemukan dari 15 mahasiswa, 23% (20 orang) diantaranya mengatakan  ya Sedangkan 53% (18 orang) mengatakan tidak. 27% (4 orang ) mengatakan kadang-kadang.

3.1.10 internet itu sangat dibutuhkan dalam hidup anda
 Dibawah ini akan disajikan paparan data  Apakah lebih sering digunakan untuk bermain game online
Pertanyaan . Dari pertanyaan di atas, apakah menurut anda internet itu sangat dibutuhkan dalam hidup anda ?
 
           

Diagram 9 : Apakah anda lebih sering menggunakan internet untuk bermain game online
Dari diagram di atas ditemukan dari 15 mahasiswa, 54% (8 orang) diantaranya mengatakan  ya Sedangkan 2% (13 orang) mengatakan tidak. 33% (5 orang ) mengatakan kadang-kadang.




BAB IV
KESIMPULAN DAN SARAN


4.1 Kesimpulan
Berdasarkan data hasil penelitian yang dipaparkan dan analisis data yang yang telah ditampilkan pada Bab III, maka dapat diambil kesimpulan:
1. Terbukti bahwa ada pengaruhnya adanya pengaruh internet terhadap efektivitas kehidupan para mahasiswa, pengaruh tersebut baik secara positif maupun negatif. Dari hasil angket, didapatkan dampak positif penggunaan internet bagi mahasiwa adalah merupakan sumber pembelajaran. Internet juga dianggap sebagai sumber pembelajaran yang mampu meningkatkan minat studi dan kehidupan social maupun pencarian sebuah informasi, karena informasi dan fasilitas yang luas dan lengkap serta mampu membantu bereksplorasi tentang berbagai macam ilmu pengetahuan. Dan di sisi lain didapat pula bahwa internet mampu menurunkan minat studi karena fasilitas yang disediakan dapat menimbulkan perilaku negatif, seperti malas, copy- paste, kecanduan dan sebagainya. Namun di balik itu semua, diketahui bahwa pengaruh umum internet bagi mahasiwaadalah mempermudah cari informasi.
4.2 Saran
Learn is a process. Belajar adalah sebuah proses, yang dilakukan secara terus-menerus. Diharapkan belajar dapat memanfaatkan segala sumber pembelajaran dengan baik. Agar nantinya dapat meraih hasil yang maksimal. Oleh karena itu, dengan terselesaikannya makalah ini, penulis memberikan saran-saran kepada beberapa pihak, antara lain:
1. Bagi Mahasiswa
Mulailah untuk menggunakan internet sebagai salah satu sumber pembelajaran secara bijak. Penggunaan internetpun memerlukan pengaturan waktu yang tepat, agar nantinya tidak ketagihanterhadap aplikasi-aplikasi internet yang kurang penting untuk mahasiswa, atau juga agar tidak terkesan copy-paste saat mengerjakan tugas. Sebagai seorang mahasiswa yang pembelajar, dahulukan apa yang harus didahulukan.














ANGKET PENELITIAN

1. Internet merupakan sambungan yang memungkinkan pertukaran informasi bagi pengguna di seluruh dunia. Internet juga salah satu sumber dalam pembelajaran. Apakah hal ini benar-benar Anda lakukan (yang paling sering)?
1.untuk kesimpulan dari pertanyaan no.1 adalah, bahwa mahasiswa lebih sering menggunakan internet untuk media social

- Ya (13%)

- Tidak (40%)

- Tidak pernah (%)

- Kadang-kadang (47%)

2.keimpulan dari pertanyaan no.2 adalah,  bahwa mahasiswa tidak terlalu sering menggunakn internet untuk keperluan kuliah

- Ya (40%)

- Tidak (33%)

- Tidak pernah (0%)

- Kadang-kadang (27%)

3.kesimpulan dari pertanyaan no.3 adalah, menurut mahasiswa internet kurang-lebih memberikan dampak positif

- Ya (74%)

- Tidak (13%)

- Tidak pernah (0%)

- Kadang-kadang (13%)

4.kesimpulan dari pertanyaan no.4 adalah, menurut mahasiswa internet lebih memberikan dampak negatif

- Ya (33%)

- Tidak (27%)

- Tidak pernah (0%)

- Kadang-kadang (40%)

5.kesimpulan dari pertanyaan no.5 adalah, apabila tidak ada internet mereka tidak terlalu kesulitan dalam segala hal

- Ya (0%)

- Tidak (67%)

- Tidak pernah (0%)

- Kadang-kadang (33%)

6.kesimpulan dari pertanyaan no.6 adalah, mahasiswa lebih sering manggunakan internet untuk hal yang biasa-biasa saja

- Ya (40%)

- Tidak (53%)

- Tidak pernah (0%)

- Kadang-kadang (7%)

7.kesimpulan dari pertanyaan no.7 adalah, bahwa dengan internet bisa lebih membantu mahasiswa untuk menyelesaikan masalahnya

- Ya (14%)

- Tidak (33%)

- Tidak pernah (0%)

- Kadang-kadang (53%)

8.kesimpulan dari pertanyaan no.8 adalah, internet kadang-kadang menjadi pengaruh yang besar untuk diri para mahasiswa

- Ya (0%)

- Tidak (87%)

- Tidak pernah

- Kadang-kadang (13%)

9.kesimpulan dari pertanyaan no.9 adalah, bahwa mahasiswa lebih sering menggunakan internet untuk bermain game online

- Ya (20%)

- Tidak (53%)

- Tidak pernah (0%)

- Kadang-kadang (27%)

10.kesimpulan dari pertanyaan no.10 adalah, bahwa mahasiswa menganggap internet itu dibutuhkan dalam hidup mereka

- Ya (53%)

- Tidak (14%)

- Tidak pernah (0%)









[1]Harefa (2000:83)
[2]Arikunto (2002:108)
[3]Arikunto (2002:108)
[4]Pandia (2004:2)
[5]Pandia (2004:2)
[5]Sidharta (1996:265)


Selasa, 04 November 2014

Tugas 3

1. Jelaskan tentang perkembangan jaringan komputer sebagai sarana yang digunakan dalam proses telematika .

Perkembangan jaringan komputer sebagai sarana yang digunakan dalam proses telematika begitu besar pengaruh yang dirasakan oleh kehidupan masyarakat global. Dengan adanya jaringan komputer kita bisa terhubung dengan masyarakat global yang ada di belajan bumi lain dengan cepat dan begitu efisien dalam berbagi informasi, jejaring social, bisnis, edukasi dll.
Surat kabar, buku, radio dan telelvisi sudah merupakan bagian kehidupan sehari-hari bagi sebagian besar masyarakat Indonesia. Dengan bertambah canggihnya teknolgi mikroelektronika, fax dan komputer akan mengambil porsi yang cukup besar dalam dunia informasi di Indonesia. Dahulu nomor telepon di perkantoran yang khusus digunakan untuk fax masih sangat langka. Saat ini, nomor telepon fax sudah merupakan hal yang lazim digunakan di perkantoran. Hal ini menunjukkan bahwa informasi memegang peranan dalam beberapa bidang penting, seperti bidang usaha, industri dan pendidikan.
Kelancaran proses alih informasi dan pengolahan data akan sangat membantu perkembangan dunia usaha, industri dan pendidikan untuk banyak hal. Proses alih informasi dan pengolahan data akan lebih cepat jika berlangsung antar komputer dibandingkan dengan fax. Dengan demikian, bukan hal yang tidak mungkin jika saluran khusus untuk komunikasi antarkomputer (lebih dikenal sebagai jaringan komputer) merupakan hal yang lazim di masa mendatang.
Perkembangan teknologi komunikasi data dan jaringan komputer dewasa ini sudah tidak terbatas lagi hanya pada komputer. Berbagai perangkat teknologi komunikasi yang dapat membantu dalam proses telematika saat ini berkembang mengikuti perkembangan teknologi komputer, banyak diantaranya mengintegrasikan perangkat komputer, seperti mikroprosesor, memori, display, storage, dan teknologi komunikasi ke dalamnya. Suatu jaringan komputer pada umumnya terdiri atas:
a.       Kartu jaringan (network interface card / NIC) pada setiap komputer
b.      Medium Koneksi, yang menghubungkan kartu jaringan satu komputer ke komputer lainnya, biasa disebut sebagai medium transmisi data, bisa berupa kabel maupun nirkabel atau tanpa-kabel (wireless seperti radio, microwave, satelit, dan sebagainya).
c.       Minimal dua buah komputer
d.      Peralatan interkoneksi, seperti Hub, Bridge, Switch, Router, dan Gateway, apabila jaringan yang dibentuk semakin luas jangkauannya.
e.       Perangkat Lunak Sistem operasi jaringan (network operating system software / NOSS) yang berfungsi untuk melakukan pengelolaan sistem jaringan, misalnya: Microsoft Windows 2000 server, Microsoft Windows NT, Novell Netware, Linux, dan sebagainya.

http://afdhalnur.blogspot.com/2010/11/hardware-dan-software-yang-digunakan.htm
http://cardcaptor-dyah39.blogspot.com/2012/11/tugas-2-pengantar-telematika.htm
k
l,





Minggu, 19 Oktober 2014

Bisnis Dialog

Rizfar : Hi zya….! How are you??
Farizya : Of course, I am fine. And  you?
Rizfar : Same, I am fine too. Now where do you live?
Farizya: I am still living in Bandung. But this time I was busy with my fashion business in Paris. How about you?
Rizfar : Fashion business?! Sound very interesting. Will you tell me more about your business?
Farizya: Of course. I am currently in the business field such as fashion boutiques. I just open a boutique in Paris
Rizfar : What about your family who live in Indonesia?
Farizya : My parents support me, they told me to focus in boutique in Paris. How about you?Rizfar: Okay, now I'm living my job as a supervisor of IT company in Singapore .
Farizya: How long have you worked there and how the family in Indonesia?
Rizfar : Almost 3 years in Singapore. My family keeps support me. I got a permit from the office to be able to go home every month.
Farizya: wow amazing  ,,,when you visit to paris to see my boutique business?
Rizfar: of course, as soon as possible I will visitFarizya: i'm wait your promise,,
Rizfar :yeah , goodbye
Farizya: bye

Selasa, 07 Oktober 2014

Perkembangan Telematika Sebelum dan Sesudah Internet Muncul

Perkembangan telematika di tahun 2014 ini semakin pesat dikarenakan SDM manusia yang terus meningkat serta pengetahuan akan teknologi manusia dalam menciptakan teknologi. Seiring berkembangnya zaman manusia terus menciptakan berbagai teknologi untuk membuat sesuatu yang luar biasa atau canggih, seperti Robot. Manusia terus menciptakan kreasi unik yang mampu robot lakukan, sekarangpun robot udah bisa seperti manusia. Karena kebuuhan manusia yang tidak pernah habis-habisnya sehingga manusia terus belajar untuk menciptakan apa yang dia inginkan khususnya dalam bidang telematika. Khususnya di Indonesia perkembngan telematika pun semakin cepat dan pesat dikarenakan Internet sudah merambah luas ke daerah pelosok nusantara sehingga manusia bisa menggunakan internet itu dengan baik.
3 periode perkembangan telematika:
1. Periode Rintisan
Aneksasi Indonesia terhadap Timor Portugis, peristiwa Malari, Pemilu tahun 1977, pengaruh Revolusi Iran, dan ekonomi yang baru ditata pada awal pemerintahan Orde Baru, melahirkan akhir tahun 1970-an penuh dengan pembicaraan politik serta himpitan ekonomi. Sementara itu sejarah telematika mulai ditegaskan dengan digariskannya arti telematika pada tahun 1978 oleh warga Prancis.Mulai tahun 1970-an inilah Toffler menyebutnya sebagai zaman informasi.Namun demikian, dengan perhatian yang minim dan pasokan listrik yang terbatas, Indonesia tidak cukup mengindahkan perkembangan telematika.
2. Periode Pengenalan
Periode satu dasawarsa ini, tahun 1990-an, teknologi telematika sudah banyak digunakan dan masyarakat mengenalnya. Jaringan radio amatir yang jangkauannya sampai ke luar negeri marak pada awal tahun 1990. hal ini juga merupakan efek kreativitas anak muda ketika itu, setelah dipinggirkan dari panggung politik, yang kemudian disediakan wadah baru dan dikenal sebagai Karang Taruna. Pada sisi lain, milis yang mulai digagas sejak tahun 1980-an, terus berkembang.
3. Periode Aplikasi
Reformasi yang banyak disalahartikan, melahirkan gejala yang serba bebas, seakan tanpa aturan. Pembajakan software, Hp illegal, perkembangan teknologi computer, internet, dan alat komunikasi lainnya, dapat denganb mudah diperoleh, bahkan dipinggir jalan atau kios-kios kecil. Tentunya, dengan harga murah.Keterjangkauan secara financial yang ditawarkan, dan gairah dunia digital di era millennium ini, bukan hanya mampu memperkenalkannya kepada masyarakat luas, akan tetapi juga mualai dilaksanakan, diaplikasikan. Pada pihak lain, semua itu dapat berlangsung lancar, dengan tersedianya sarana transportasi, kota-kota yang saling terhubung, dan industri telematika dalam negeri yang terus berkembang.

Dalam kata lain;
- Sebelum internet muncul, orang – orang yang ingin mengirim pesan harus melalui surat yang dikirim ke kantor pos dan harus menunggu beberapa hari untuk mendapatkan balasannya, namun ketika internet muncul orang – orang dapat saling bertukar pesan dalam hitung detik melalui surat elektronik atau Email.

- Dahulu sebelum teknologi muncul, ketika seseorang ingin mencari alamat maka orang itu harus mengetahui daerah dari alamat itu dengan baik atau menanyakan ke orang – orang sekitar mengenai alamat tersebut. Hal tersebut menyita banyak waktu dan mungkin saja orang yang ditanyai bukanlah orang yang baik. Sekarang seiring berkembangnya teknologi, seseorang tidak perlu lagi bersusah payah mencari alamat, dengan menggunakan GPS seseorang dapat menemukan alamat dengan mudah.

Harapan ke Depan Telematika Indonesia

Harapan dengan adanya telematika di Indonesia saat ini adalah semakin menyempurnakan kemudahan dalam proses mendapatkan informasi semakin cepat, Transparasi dalam Informasi, Informasi dapat diketahui siapa saja karena adanya keterbukaan, Kemudahan dalam memperoleh data, Dengan adanya perkembangan telematika kita dapat memperoleh data dan Informasi dari berbagai sumber, baik dari dalam negeri maupun luar negeri, Penghematan Waktu. Orang tidak perlu lagi mengorban waktu untuk mengantri lama dalam melakukan transaksi keuangan tetapi cukup dengan melakukan transaksi melalui internet atau ponsel genggam. Serta pemerataan infrastruktur di Indonesia, tidak hanya kota – kota besar saja yang dapat menikmati teknologi tetapi juga desa – desa terpencil diberikan pembelajaran bagaimana cara menggunakan teknologi sehingga mereka yang tinggal di daerah terpencil juga dapat menikmati teknologi yang berkembang. Namun berkembangnya teknologi ini harus dibarengi dengan rasa tanggung jawab dan tidak melanggar norma – norma yang berlaku, perbaikan dan penegasan UU ITE juga secepatnya dilakukan oleh pemerintah. Kemudian pemberlakuan sistem komunikasi bergerak (mobile) LTE di Indonesia, supaya Indonesia tidak tertinggal dengan negara – negara lain dan kecepatan akses data dapat meningkat.

TELEMATIKA (Telekomunikasi dan Informatika)

APA ITU TELEMATIKA???

Kata Telematika berasal dari bahasa Perancis “TELEMATIQUE” yang berarti bertemunya sistem jaringan komunikasi dengan teknologi informasi. Istilah telematika merujuk pada cyberspace sebagai suatu sistem elektronik yang lahir dari perkembangan dan konvergensi telekomunikasi, media dan informatika. Istilah Teknologi Informasi itu sendiri merujuk pada perkembangan teknologi perangkat-perangkat pengolah informasi. Para praktisi menyatakan bahwa TELEMATICS adalah singkatan dari TELECOMMUNICATION and INFORMATICS sebagai wujud dari perpaduan konsep Computing and Communication. Istilah Telematics juga dikenal sebagai (the new hybrid technology) yang lahir karena perkembangan teknologi digital. Perkembangan ini memicu perkembangan teknologi telekomunikasi dan informatika menjadi semakin terpadu atau populer dengan istilah konvergensi.

1. Peranan Telematika dalam Kehidupan Sehari – hari

Penggunaan istilah telematika sendiri mungkin lebih akrab di telinga masyarakat umum dalam ranah hukum. Istilah ini, sering digunakan karena dianggap dapat membantu untuk mengungkap kebenaran dari suatu barang bukti, khususnya barang bukti yang berkaitan dengan media teknologi informasi, seperti video dan foto. Sehingga sangat membantu proses penyidikkan yang dilakukan oleh penegak hukum. Sebagai contoh, beberapa waktu yang lalu sempat muncul beberapa video asusila yang cukup menarik perhatian masyarakat. Apakah benar video tersebut dapat diterima kebenarannya? Disinilah salah satu kegunaan telematika. Melalui analisa-analisa dari sisi telematika maka dapat diketahui kebenaran dari video asusila tersebut.

Bidang yang terkait dengan Telematika

Saat ini Telematika muncul sebagai bidang ilmu yang memfokuskan pada peningkatan interaksi di antara manusia atau proses melintasi jarak dan waktu melalui aplikasi Information and Communications Technology (ICT).Contohnya saja E-commerce Salah satu bidang yang di cakup dalam penerapan ilmu telematika adalah bidang ekonomi.

•         E-Government ( admnistrasi pemerintahan secara elektronik ) adalah penggunaan teknologi informasi yang dapat meningkatkan hubungan antara Pemerintah dan pihak-pihak lain. Contoh nyata dari program e-government ini adalah adanya badan khusus yang mengurus hal – hal berkaitan dengan telematika yaitu Tim Koordinasi Telematika Indonesi (TKTI). Tim ini bertugas untuk mengkoordinasikan perencanaan dan mempelopori kegiatan dalam rangka meningkatkan perkembangan dan pendayagunaan telematika di Indonesia.
•         E-commerce ( transaksi jual beli secara elektronik ) merupakan suatu proses pembelian, penjualan, mentransfer, atau pertukaran produk, jasa, atau informasi melalui jaringan komputer termasuk internet.
•         E-learning ( pendidikan terbuka dengan metode jarak jauh ) merupakan contoh dari berkembangnya dunia pendidikan dari cara konvensional (tatap muka di kelas) ke cara yang lebih terbuka melalui internet. Hal ini dapat terjadi karena adanya teknologi telematika yang dapat menghubungkan pengajar dengan muridnya.
•         Semua itu mungkin telematika berbasis web, sedangkan diluar itu masih banyak lagi, seperti GPS ( Global Positioning System ), kompas digital, sistem navigasi dan lain sebagainya.
Mengingat besarnya penggunaan telematika dalam berbagai bidang, maka akan banyak memberikan dampak luas bagi masyarakat umum, khususnya dalam effisiensi waktu produktif, pemerataan distribusi, menyuguhkan banyak pilihan telematika dan sebagainya. Jadi, dapat disimpulkan bahwa tanpa disadari telematika sebenarnya telah hidup dalam kegiatan sehari-hari masyarakat banyak apa lagi jika mengingat semakin pesatnya perkembangan teknologi, maka dampak dari telematika ini akan semakin besar pula
Peran Teknologi Telematika dalam Kepemimpinan Bangsa
Pada saat ini bangsa kita sedang dalam tahapan rekonstruksi setelah mengalami krisis ekonomi, sosial, dan politik yang terburuk pada tiga tahun terakhir ini. Kepercayaan masyarakat kepada lembaga-lembaga formal amat tipis, bahkan kepercayaan antar kelompok-kelompok dalam masyarakatpun terkikis. Sedangkan gejala disintegrasi bangsa mengancam persatuan dan kesatuan bangsa kita. Upaya rekonstruksi diharapkan dapat membawa bangsa kita menjadi suatu masyarakat madani yang bersatu dalam negara Republik Indonesia.
Memasuki milenium ketiga, globalisasi yang semula merupakan suatu kecenderungan telah menjadi suatu realitas, sedangkan alternatifnya adalah pengucilan dari kancah pergaulan antar bangsa. Globalisasi menuntut adanya berbagai macam standar, pengaturan, kewajiban, dan sekaligus juga memberi hak kepada anggota masyarakat global. Berbagai aturan dikenakan secara global (misalnya, WTO, IMF, UN, dan lain-lain). Tuntutan berkompetisi, dan sekaligus berkolaborasi, memaksa kita untuk terus menerus meningkatkan daya saing bangsa kita, baik dalam pasar lokal, regional, maupun dalam pasar global.
Sementara itu, era reformasi memungkinkan kita untuk menelaah dan memperbaiki dampak negatif dari sentralisasi yang berlebihan di masa lalu. Pola sentralisasi selain mengabaikan inisiatif masyarakat, juga cenderung meniadakan proses pengambilan keputusan yang didasarkan pada kriteria obyektif berdasarkan data dan informasi. Setelah beberapa dasawarsa di bawah pemerintahan tersentralisasi, kebijakan pucuk pimpinan seringkali menjadi satu-satunya acuan yang harus diikuti. Akibatnya, keputusan lebih banyak dilakukan atas dasar kesesuaian dengan kebijakan atasan daripada berdasarkan fakta dan informasi, sehingga informasi yang dikumpulkan dari lapangan menjadi kurang dihargai.
Selain masalah-masalah tersebut di atas, perkembangan teknologi juga memberikan tantangan tersendiri pada berbagai aspek kehidupan sehari-hari. Salah satu teknologi yang berkembang pesat dan perlu dicermati adalah teknologi informasi. Tanpa penguasaan dan pemahaman akan Teknologi Telematika ini, tantangan globalisasi akan menyebabkan ketergantungan yang tinggi terhadap pihak lain dan hilangnya kesempatan untuk bersaing karena minimnya pemanfaatan teknologi informasi sebagai alat bantu dalam Kepemimpinan Bangsa. Mengingat perkembangan Teknologi Telematika yang demikian pesat, maka upaya pengembangan dan penguasaan Teknologi Telematika yang didasarkan pada kebutuhan sendiri haruslah mendapat perhatian maupun prioritas yang utama untuk dapat menjadi masyarakat yang lebih maju.

 Dengan tantangan yang beragam seperti itu, Pemerintah Republik Indonesia harus terus melakukan upaya-upaya untuk mengatasinya dan mengantisipasi langkah-langkah yang terbaik untuk bangsa Indonesia. Salah satu yang menjadi perhatian adalah bagaimana Teknologi Telematika (untuk selanjutnya akan disingkat TI atau IT-Information Technology) dapat berperan dalam langkah-langkah yang sedang, dan akan dilakukan dalam menghadapi tantangan-tantangan tersebut.